Jurnal KACA
Vol. 9 No. 2 (2019): Agustus

Perkembangan Hadis pada Masa Sahabat: (Taqlil wa Tathabbut min al-Riwayah)

Arofatul Mu’awanah (STAI Al-Yasini Pasuruan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2019

Abstract

Sudah menjadi konsesus umat Islam bahwa keberadaan hadis menjadi sumber penggalian hukum setelah al-Qur’an, sebab sejatinya hadis merupakan penjelas terhadap makna-makna al-Qur’an yang masih samar dan global (bayan al-tafsir).Selain itu hadis juga berfungsi menjelaskan beberapa permasalahan hukum yang belum pernah dijelaskan sebelumnya oleh al Qur’an (bayan al-tashri’).Sebab itu keberadaan hadis menjadi sangat pentingdan harus dijaga keotentikannya karena hadis harus terhindar dari berbagai tendesius, baik pribadi maupun kelompok. Sejak awal hadis telah dijaga dengan sungguh-sungguh, termasuk oleh para sahabat. Mereka adalah generasi pertama yang memiliki tanggung jawab menjaga hadis dari berbagai kesalahan dan kekeliruan. Hal ini bisa ditelusuri dari beberapa kebijakan yang diterapkan oleh al-Khulafa’u al Rashidun, mulai dari kebijakan yang diterapkan oleh Abu Bakar al-Siddiq, yang harus menghadirkan seorang saksi bagi siapapun yang meriwayatkan hadis sehingga bisa dibenarkan periwayatannya, begitu juga sahabat Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib yang juga menambahkan syarat sumpah bagi sahabat yang meriwayatkan hadis. Demikian bukan berarti mereka meragukan hadis sebagai sesuatu yang layak untuk dijadikan sebagai sandaran dalam penggalian hukum, justru sikap mereka yang membatasi periwayatan hadis dengan menerapkan beberapa kebijakan tersebut adalah bukti kesungguhan mereka dalam menjaga hadis sehingga keotentikannya tetap lestari dari berbagai pemalsuan dan kekeliruan. Maka tidak heran jika kita telusuri dalam kitab mus{thalah al hadis, perkembangan hadis pada masa sahabat disebut dengan istilah taqlil al-riwayah wa al-tathabbut fi al-riwayah (masa penyedikitan dan pembatasan periwayatan). Kata kunci: hadis, sahabat, taqlil al-riwayah wa al-tathabbut fi al-riwayah.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

kaca

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities

Description

KACA (Karunia Cahaya Allah) : Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin diterbitkan oleh Jurusan Ushuluddin Sekolah Tinggi Agama Islam Al Fithrah Surabaya. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Tafsir, Hadis, Tasawuf, Pemikiran Islam, dan kajian Islam lainnya. Terbit dua kali setahun, yaitu ...