Hadits memasuki abad ke IV H bergerak dari dimensi penulisan, pengumpulan, penjelasan kemudian menuju penertiban serta penyempurnan hadits, banyak sarjana hadits bermunculan di abag ke IV ini tarohlah; Abu 'Abdillah al-Humaidi (448 H.) adapun contoh kitab-kitab hadits pada periode ini antara lain: Sunan al-Kubra, Karya abu Bakar Ahmad bin Husain 'Ali al-Baihaqy (384-458 H.), Muntaqa al-Akhbar, karya Majduddin al-Harrany (652 H.). tidak ketinggalan pula Hakim al-Naisabury dalam karyanya Al-Mustadrak ‘ala al-Sahihain. Kali ini penulis akan memaparkan data-data yang menyangkut metode Al-Hakim al-Naisabury ditelusuri dari tulisan Al-Hakim al-Naisabury sendiri yang berguna untuk memberi informasi biografinya. Pendekatan fenomenologi akan diimplementasikan ketika penelitian ini berupaya secara obyektif memaparkan tentang Al-Hakim al-Naisabury menyangkut biografi, latar belakang pendidikan dan sosial kultural yang melingkupi kehidupannya dan perkembangan intelektualitas Al-Hakim al-Naisabury, karya-karyanya, pandangan para ulama tentang Al-Hakim al-Naisabury, sehingga diharapkan akan diketahui secara utuh dan menyeluruh, serta pada gilirannya akan mampu menampakkan motivasi dan misi yang diemban oleh Al-Hakim al-Naisabury.
Copyrights © 2018