Pemasangan infus merupakan prosedur yang paling banyak dilakukan di rumah sakit, pemasangan infus yang didapatkan pasien di rumah sakit memiliki trauma berkepanjangan. Salah satu prosedur yang dilakukan pada pasien adalah terapi melalui pemasangan infus. Pemasangan infus merupakan prosedur yang menimbulkan tidak nyaman, ketakutan dan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Nyeri Pada Saat Pemasangan Infus di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan crossectional. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang ada di Instalasi Gawat Darurat yang berjumlah 705 responden dari bulan januari 2023 - maret 2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan mengacu pada rumus slovin yaitu 87 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Uji yang digunakan adalah uji Chi-Square Hasil : Menggunkan uji chi-square memperlihatkan bahwa, terdapat hubungan signifikan antara faktor usia dengan nyeri pemasangan infus (p value =0,04), terdapat hubungan faktor kecemasan dengan nyeri pemasangan infus (p value=0,04), terdapat hubungan faktor dukungan keluarga dengan nyeri pemasangan infus (p value =0,04). Berdasarkan hasil dan analisa yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai variabel Faktor-Faktor Yang Berhubungan Nyeri Pada Saat Pemasangan Infus di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan adalah usia, kecemasan dan dukungan keluarga.
Copyrights © 2024