Telah dilakukan penelitian tentang estimasi Enterance Surface Dose (ESD) pada mata, kelenjar tiroid, dan kelenjar parotis pada pemeriksaan dental panoramic di Rumah Sakit Universitas Andalas. Dental Panoramic menggunakan sinar-X untuk memperoleh citra rahang atas dan bawah. Dalam pelaksaan prosedur ini, sumber sinar-X berputar setengah lingkaran di sekitar kepala pasien yang mengakibatkan sebagian radiasi sinar-X terhambur pada beberapa bagian lain dari tubuh pasien. Oleh karena itu penting untuk mengetahui perkiraan dosis yang diterima oleh pasien terutama beberapa organ kritis yang ada di sekitar kepala. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan nilai Entrance Surface Dose (ESD) dan dievaluasi berdasarkan rekomendasi Safety Series No 115 IAEA. Pengambilan data dilakukan pada 9 pasien dewasa yang menjalani prosedur dental panoramic. Pemilihan sampel terbatas pada 9 pasien dikarenakan pertimbangan kriteria pasien berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan keterbatasan data historis yang tersedia untuk penelitian ini. Hasil pengukuran nilai ESD tertinggi terdapat pada kelenjar parotis untuk ketiga variasi IMT dengan ESD rata-rata sebesar 0,1559 mGy untuk kategori kurus, 0,4044 mGy untuk kategori normal, dan 0,1361 mGy untuk kategori gemuk. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa radiasi yang diterima oleh kelenjar parotis lebih besar dibandingkan mata karena jaraknya yang lebih dekat dengan sumber radiasi. Nilai ESD tersebut masih di bawah nilai yang direkomendasikan oleh Safety Series No 115 yaitu 5 mGy.
Copyrights © 2024