Pesantren dengan berbagai potensi strategisnya, layak menjadi lokomotif gerakan ekonomi syariah di Indonesia. Begitu juga perkembangan ekonomi syariah di Indonesia sangat memerlukan peran pesantren. Di tengah kegelisahan itu, penulis bertemu dengan organisasi pengusaha yang lahir dari ra- him pesantren; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI). Riset penulis menemukan fakta di lapangan bahwa HIPSI, yang lahir di bawah koordinasi RMI-NU, memiliki banyak sekali program pemberdayaan santri untuk mendorong kebangkitan pengusaha-pengusaha baru dari kalangan pesantren, diantaranya program pesantren entrepreneur, entrepreneur school, serta banyak program pelatihan usaha baik skala kecil maupun menengah, bidang pembiayaan pun telah bekerjasama dengan beberapa lembaga keuangan. HIPSI terus menjalin komunikasi dan kerjasama produktif dengan berbagai stakeholder dan hasilnya saat ini sudah banyak Pondok Pesantren yang terlibat langsung dalam proses pemberdayaan menuju kemandirian ekonomi masyarakat pesantren.
Copyrights © 2016