Al'Adalah
Vol. 16 No. 2 (2013)

KRITIK PARADIGMA TEOLOGI ISLAM KLASIK: MEMBANGUN HERMENEUTIKA PEMBEBASAN MENURUT HASAN HANAFI




Article Info

Publish Date
23 Mar 2022

Abstract

Paradigma teologi Islam klasik tidak lagi mampu menjawab tantangan-tantangan kontemporer sebab perkembangan peradaban Barat mampu mengusai dunia Islam sehingga umat Islam terbelakang. Diantara pemikir Islam mencoba masuk ke dunia pemikiran Barat adalah Hasan Hanafi dengan gaya berpikir kiri Islam revolusioner. Dia mengkritik pemikiran Islam klasik berdasarkan hermeneutika pembebasannya dengan langkah kritik historis, kritik edietis dan kritik praksis. Hermeneutika yang digunakan adalah hermeneutika teoritis perspektif Gadamer dan hermeneutika fenomenologi perspektif Edmund Huserl sehingga corak berpikirnya Hasan Hanafi bercorak teks ke realitas, akidah ke rovolusi, dan dari logo ke praksis. Paradigma yang di usung adalah paradigma humanistik sehingga pemahamannya bercorak praksis. Maka model paradigma nalar keislaman Hasan Hanafi bercorak Islam antroprosentris-tranformatif yang berpusat pada pengangkatan derajat manusia, bukan membela Tuhan melainkan semata-mata membela kemanusiaan dari penindasan, eksploitasi dari kekuasaan penindas untuk mengangkat taraf kehidupan manusia yang manusiawi.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

aladalah

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

This journal aims to publish original research articles on Islam and Muslims, especially Islamic thoughts, doctrines, and practices oriented toward moderation, egalitarianism, and humanity. The journal articles cover integrated topics on Islamic issues, including Islamic philosophy and theology, ...