Budaya patriarki masih berkembang di lingkungan masyarakat Indonesia hingga saat ini. Patriarki dinilai sebagai sebuah sistem sosial yang menempatkan pria sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi dalam peran penting seperti kepemimpinan politik, otoritas moral, hak sosial, dan penguasaan properti. Budaya patriarki dapat dengan mudah ditemukan dalam berbagai aspek dan ruang lingkup, seperti ekonomi, pendidikan, politik, hingga hukum sekalipun. Budaya patriarki memberikan beberapa masalah sosial mengenai ketidakpastian kedudukan ataupun kebebasan perempuan di lingkungan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif disertai dengan teori semiotika oleh Roland Barthes untuk menganalisaobjek penelitian yang diambil dengan menonton film œNgeri-Ngeri Sedap dan mengamati setiap adegan maupun scene yang di tayangkan. Hasil penelitian ini menunjukan bagaimana bentuk budaya patriarki yang di lakukan dalam sebuah keluarga.
Copyrights © 2023