Menurut sejarah, Genang muncul dari pertemuan dua budaya, yaitu budaya Makassar dan Sumbawa. Penguasaan gua oleh Kerajaan Sumbawa pada abad ke-17 mempengaruhi semua aspek kehidupan, termasuk alat musik tradisional. Bentuk genang Sumbawa sama persis dengan ganrang Makassar dan gandda Bajo, hanya saja ukurannya tidak sesuai. Pertunjukan musik Gong Genang memiliki beberapa temung atau irama. Di mana temung merupakan warisan turun temurun dari generasi terdahalu kepada generasi penerus masa kini. Temung merupakan ciri khas dari setiap permainan musik Gong Genang yang dimainkan oleh seniman-seniman tradisional Sumbawa. Oleh karena itu penelitian ini merupakan studi analisis musik gong genang pada kelompok Sanggar Seni Berang Bayan Desa Empang Atas Sumbawa. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisa permainan gong genang lalu dinotasi agar dapat menjadi referensi bahan ajar di sekolah atau dikehidupan masyarakat Sumbawa. Selain itu terdapat sepuluh fungsi musik gong genang dalam praktek kehidupan sehari-hari masyarakat etnis samawa.
Copyrights © 2023