Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana partisipasi masyarakat dalam upaya pemanfaatan cagar budaya Masjid Asasi Sigando dan juga bagaimana masyarakat sekitar memaknai objek yang berpotensi sebagai cagar budaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yaitu peneliti ini langsung turun kelapangan untuk mengumpulkan data dan teknik dalam pengumpulan data ini melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah memiliki kesadaran dalam pemanfaatan dan pelestarian cagar budaya Masjid Asasi yang dibuktikan dengan adanya komunitas-komunitas yang berfungsi untuk mengurus cagar budaya secara operasional. Berdasarkan data peneliti menyimpulkan bahwa seluruh unsur yang terkait dalam pemanfaatan dan pelestarian cagar budaya ikut serta dalam perwujudan pelestarian tersebut.
Copyrights © 2024