Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan objek tari Melayu Mayang Mangurai yang berasal dari Desa Tanjung Raden Kecamatan Danau Teluk Jambi. Subjek penelitian adalah informan yang menjadi penari dan pelatih tarian ini sejak tahun 1960an, kepala lembaga adat Desa Tanjung Raden, penari, dan penyelenggara pesta pernikahan yang menampilkan tari Melayu Mayang Mangurai. Teori yang digunakan dalam tulisan ini adalah teori struktur, teori fungsi dan teori estetika. Tarian ini merupakan salah satu bentuk kesenian etnis Melayu Jambi. Aspek gerak yang terdiri atas langkah-langkah sembah, serai bersekutu, selimpat, sisir, dan sentuhan terbalik. Salah satunya adalah kesantunan, nilai sosial, dan nilai religius yang tercermin dalam berbagai gerak tari Melayu Mayang Mangurai.
Copyrights © 2024