Ritual Makan Jantung merupakan sebuah ritual yang ada di desa Guguk kabupaten Merangin, Jambi. Ritual ini menjadikan jantung kerbau sebagai simbol yang di percaya masyarakat sebagai organ penting yang menjadi denyut kehidupan. Ritual Makan Jantung ini bertujuan untuk, silaturahmi guna membersihkan dosa, memberi tunjuk aja (edukasi) kepada anak dan kemenakan, menyampaikan aturan - aturan adat dan tolak bala. Peristiwa budaya Ritual Makan Jantung menjadi gagasan ekstra musikal dalam penciptaan karya, ekstra musikal adalah hal-hal yang terjadi di luar persoalan musik yang absolut, seperti fenomena alam, sosial, dan lain sebagainya yang nantinya digunakan sebagai inspirasi penciptaan musik oleh komponis. Penulis menggunakan metode pengumpulan data, observasi dan perwujudan karya. Penulis mereinterpretasikan simbol jantung yang di gunakan pada Ritual Makan Jantung dan merepresentasikan nilai nilai tunjuk aja (edukasi) menggunakan kesenian Ba™ba sebagai bahan garap musikalnya dengan judul besar Detak yang terdiri dari dua karya berjudul œSatu dan œSaRaSaTu dengan pendekatan world music.
Copyrights © 2024