Periksa payudara sendiri ialah tindakan yang dilakukan untuk deteksi dini kanker payudara. Tingginya angka kejadian kanker payudara menganjurkan untuk setiap perempuan melakukan periksa payudaranya sendiri. Dimulai pada masa remaja, dimana terjadi perkembangan biologis dan fisiologis dapat menentukan kualitas diri mejadi dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sikap remaja tentang deteksi dini kanker payudara. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dengan metode pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu 30 responden. Instrument penelitian digunakan saat pengumpulan data adalah kuesioner yang diadobsi dari peneliti sebelumnya tentang periksa payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 19 orang (63,3%) memiliki sikap negatif dan sebanyak 11 remaja (36,7%) remaja memiliki sikap positif dalam deteksi dini kanker payudara. Hal ini menunjukkan bahwa remaja di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan mayoritas memiliki sikap negatif dalam deteksi dini kanker payudara. Remaja diharapkan dapat lebih meningkatkan sikap untuk menjaga kesehatan terutama dalam mencegah dan mendeteksi dini kanker payudara dengan periksa payudara sendiri.
Copyrights © 2025