Tindakan terapi hemodialisa merupakan salah satu penanganan yang dilakukan pada pasien gagal ginjal kronik, akan tetapi tindakan hemodialisa memiliki dampak pada psikologis pasien, sehingga memerlukan strategi koping dalam beradaptasi terhadap kondisi yang dialami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengalaman strategi koping pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani dialisis di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan dari bulan April 2024 hingga bulan Agustus 2024 di Ruangan Hemodialisa Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan tahun 2024. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 8 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisa secara tematik. Instrumen pada penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan alat bantu pedoman wawancara, catatan lapangan dan alat rekam. Hasil penelitian terdiri dari 2 tema yaitu PFC (Problem Focused Coping) dan EFC (Emotion Focused Coping). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronis yang menjalani dialysis/hemodialisa di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan Tahun 2024 sepenuhnya menggunakan strategi koping PFC (Problem Focused Coping) dalam bentuk atau aspek confrontatif coping, seeking social support, planful problem solving dan accepting responsibility. Sedangkan, pasien yang menggunakan strategi koping EFC (Emotion Focused Coping) hanya sebagian dengan menggunakan bentuk atau aspek Self Control, Positive Reappraisal dan sebagian Distancing. Kata Kunci : Strategi Koping, PFC, EFC
Copyrights © 2024