ABSTRACT This study aims to analyze the effectiveness of existing policies in dealing with drug abuse with a victimology perspective. The vulnerability of the spread of drug abuse in Pontianak City has made researchers interested in conducting research on drugs with a victimology review because drug cases are included in victimless crimes. This is because someone who consumes drugs is basically committing a crime against themselves. In this study, the author used an empirical method, with a descriptive approach. The results of the study are that rehabilitation is considered quite effective in reducing the potential for victims of drug abuse to repeat their actions again. Rehabilitation has a positive impact on victims and fosters the motivation of victims of drug abuse to be able to improve their lives for the better. Keywords: Victimology, Victims, Drug Abuse ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan yang ada dalam menangani penyalahgunaan narkotika dengan perspektif viktimologi. Rentannya penyebaran penyalahgunaan narkoba di Kota Pontianak menjadikan minat peneliti untuk melakukan penelitian tentang Narkoba dengan tinjauan viktimologi karena kasus narkoba termasuk kejahatan tanpa korban atau victemless crimes. Hal ini disebabkan karena seseorang mengonsumsi narkoba pada dasarnya sedang melakukan kejahatan pada dirinya senidiri. Dalam penelitian ini Penulis menggunakan metode empiris, dengan pendekatan Deskriptif. Hasil dari penelitian tersebut adalah Rehabilitasi dinilai cukup efektif dalam mengurangi potensi korban penyalahgunaan narkotika untuk mengulangi perbuatannya lagi. Rehabilitasi berdampak positif bagi korban dan menumbuhkan motivasi korban penyalahgunaan narkotika untuk dapat memperbaiki kehidupan menjadi lebih baik lagi. Kata Kunci : Viktimologi, Korban, Penyalagunaan Narkotika
Copyrights © 2025