Alasan utama tingginya angka kejadian stunting di Indonesia adalah gabungan dari ketidaktahuan ibu tentang pencegahan stunting dan kurangnya kesadaran tentang stunting itu sendiri. Pendidik sebaya adalah seseorang yang melakukan kegiatan edukasi dengan tujuan memengaruhi kelompok sebaya dan membantu mereka memperoleh pengetahuan, sikap, dan perilaku yang diperlukan untuk memahami semua fakta tentang komponen makanan yang kaya nutrisi untuk bayi., tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak edukasi sebaya terhadap kesadaran orang tua balita tentang pemanfaatan daun kelor untuk menurunkan stunting. Penelitian ini menggunakan metode single group pretest and posttest dan bersifat kuantitatif dengan desain penelitian pra-eksperimen. Jumlah responden sebanyak 280 orang dengan jumlah sampel 42 orang yang merupakan ibu balita usia 2 tahun. Pengambilan sampel dilakukan secara konsekutif. Berdasarkan hasil uji statistik, rata-rata pengetahuan adalah kurang (25 responden atau 59,5%) sebelum mendapatkan peer education, dan sedang (23 responden atau 54,8%) setelah mendapatkan peer education. Hasil analisis bivariat dengan uji McNemar menunjukkan nilai p 0,05 yaitu 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh peer education terhadap pengetahuan orang tua tentang pemanfaatan daun kelor untuk mencegah stunting pada balita. Hal ini terbukti dengan adanya peer education dapat meningkatkan kesadaran orang tua tentang manfaat pemanfaatan daun kelor untuk menurunkan stunting pada anak, sehingga program tersebut dapat terlaksana di masyarakat.
Copyrights © 2025