Bisnis minuman ringan seperti es teh waralaba semakin berkembang pesat di Indonesia, khususnya di kawasan Jabodetabek, karena modal yang relatif kecil namun berpotensi menghasilkan keuntungan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi keuntungan, modal usaha harian, serta strategi operasional yang dijalankan oleh penjual es teh waralaba pinggir jalan. Metode yang digunakan adalah library research atau studi kepustakaan dengan mengumpulkan data dari sumber-sumber sekunder, seperti artikel berita, jurnal ilmiah, dan laporan terpercaya. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami lebih dalam aspek permodalan, manajemen omzet, serta tantangan yang dihadapi. Studi ini berfokus pada dua penjual, Ferdi dan Ujang, yang masing-masing berhasil meraih omzet harian antara Rp200.000 hingga Rp700.000, dengan keuntungan bersih mencapai Rp200.000 hingga Rp500.000 per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan modal yang baik, lokasi strategis, serta kemampuan menjaga kualitas produk menjadi faktor utama kesuksesan bisnis ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bisnis es teh waralaba pinggir jalan memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) jika dikelola dengan strategi yang tepat, serta dapat berkontribusi dalam mendukung perekonomian lokal di kawasan urban
Copyrights © 2024