Marine debris merupakan salah satu pencemaran yang banyak ditemukan di ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi dan kepadatan marine debris di ekosistem mangrove di Desa Concong Dalam. Penelitian dilakukan pada bulan Januari - Februari 2024. Metode yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali (satu kali/2 minggu) pada 3 stasiun pengamatan yaitu S1 (daerah pemukiman penduduk), S2 (daerah penangkapan ikan) dan S3 (hutan mangrove alami). Marine debris dikumpulkan dari 3 plot (10 x 10 m) yang ditempatkan di sepanjang garis transek. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh jenis marine debris yang ditemukan di ekosistem mangrove terdiri dari plastik, kaca, pakaian, styrofoam, jaring, kaleng, karet, kayu, daun dan buah. Kepadatan marine debris berdasarkan lokasi pengamatan adalah: S1 (0.007–1.199 item/m2; 0.898–27.378 g/m2), S2 (0.002–1.042 item/m2; 0.311–25.772 g/m2), S3 (0.003–0.802 item/m2; 0.222–49.995 g/m2). Marine debris yang paling banyak ditemukan adalah plastik dan daun
Copyrights © 2025