Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science)
Vol. 13 No. 1 (2025): Maret

Komposisi dan Kepadatan Marine Debris di Kawasan Mangrove Desa Concong Dalam Kecamatan Concong, Indragiri Hilir

Nora Saulina (Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau)
Adriman Adriman (Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau)
Eko Prianto (Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2025

Abstract

Marine debris merupakan salah satu pencemaran yang banyak ditemukan di ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi dan kepadatan marine debris di ekosistem mangrove di Desa Concong Dalam. Penelitian dilakukan pada bulan Januari - Februari 2024. Metode yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali (satu kali/2 minggu) pada 3 stasiun pengamatan yaitu S1 (daerah pemukiman penduduk), S2 (daerah penangkapan ikan) dan S3 (hutan mangrove alami). Marine debris dikumpulkan dari 3 plot (10 x 10 m) yang ditempatkan di sepanjang garis transek. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh jenis marine debris yang ditemukan di ekosistem mangrove terdiri dari plastik, kaca, pakaian, styrofoam, jaring, kaleng, karet, kayu, daun dan buah. Kepadatan marine debris berdasarkan lokasi pengamatan adalah: S1 (0.007–1.199 item/m2; 0.898–27.378 g/m2), S2 (0.002–1.042 item/m2; 0.311–25.772 g/m2), S3 (0.003–0.802 item/m2; 0.222–49.995 g/m2). Marine debris yang paling banyak ditemukan adalah plastik dan daun

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JIPAS

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemistry Environmental Science Immunology & microbiology

Description

Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) memiliki ruang lingkup seperti bidang biologi, fisika dan kimia perairan, pemanfaatan hasil perairan, teknologi di bidang penggalian dan pemanfaatan potensi sumber daya kelautan, konservasi sumber daya kelautan, perencanaan pengembangan wilayah perairan dan ...