Diperkirakan satu dari enam wanita hamil mengalami berbagai tingkat hiperglikemia selama kehamilan mereka, di mana sebagian besar (83,6%) disebabkan oleh Diabetes Mellitus Gestasional (DMG). DMG dikaitkan dengan konsekuensi buruk bagi ibu dan bayi dalam jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk risiko berkembangnya diabetes tipe 2 di kemudian hari. Namun, terdapat bukti yang terbatas mengenai pemahaman terhadap konteks dan kompleksitas tantangan wanita dengan DMG di negara berkembang (Low Middle Income Countries/LMICs). Tujuan dari tinjauan sistematis kualitatif ini adalah untuk mengidentifikasi dan mensintesis tantangan yang dialami para ibu dalam mengelola kondisi DMG pada semua studi relevan di negara LMICs. Tinjauan ini akan mengikuti pendekatan Joanna Briggs Institute (JBI) untuk tinjauan sistematis kualitatif. Basis data yang akan digunakan untuk mencari studi yang telah dipublikasikan mencakup MEDLINE, CINAHL, EMBASE, PsycINFO, dan Social Science Index. Hanya studi yang diterbitkan dalam bahasa Inggris sejak tahun 2010 - 2023 yang dimasukkan dalam tinjauan ini. Teks lengkap dari studi yang terpilih akan dinilai, dan daftar referensi akan dibaca untuk menemukan studi relevan lainnya. Data akan diekstraksi dan disintesis. Hasil review menunjukkan ibu dengan DMG menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan kondisi mereka, termasuk kesulitan dalam mengikuti diet yang dianjurkan, kurangnya dukungan keluarga, pandangan budaya yang ada, serta kurangnya pengetahuan tentang aktivitas fisik yang sesuai, meskipun mereka berusaha melakukan perubahan gaya hidup dan mencari informasi terkait.
Copyrights © 2025