Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial bersyarat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada efektivitas strategi komunikasi yang digunakan oleh pendamping PKH dalam memberdayakan keluarga penerima manfaat (KPM). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi yang efektif dalam pendampingan PKH sebagai instrumen pemberdayaan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan KPM. Metode yang digunakan adalah library research, dengan menganalisis berbagai literatur terkait strategi komunikasi, pemberdayaan sosial, dan peran pendamping PKH. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi komunikasi interpersonal, partisipatif, dan berbasis konteks lokal saling melengkapi dalam menciptakan proses pemberdayaan sosial yang efektif. Strategi komunikasi interpersonal membantu membangun kepercayaan dan hubungan yang harmonis, sementara pendekatan partisipatif mendorong keterlibatan aktif KPM dalam program. Selain itu, penyesuaian strategi komunikasi dengan konteks lokal mampu mengatasi hambatan komunikasi yang berkaitan dengan perbedaan budaya dan tingkat pendidikan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori strategi komunikasi dalam program sosial dan memberikan rekomendasi praktis untuk peningkatan keterampilan komunikasi pendamping PKH, sehingga implementasi program dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025