Salah satu fase yang dihadapi individu ketika memasuki usia dewasa awal adalah menikah. Menjalin hubungan yang berakhir pernikahan merupakan salah satu tugas perkembangan dari dewasa awal. Akan tetapi, tidak semua orang mampu dan siap untuk menghadapi pernikahan. Menikah merupakan suatu kondisi yang membutuhkan keberanian dan persiapan matang agar dapat dihadapi dengan baik. Psikoedukasi dapat menjadi salah satu cara untuk membantu individu dewasa awal mempersiapkan pernikahan. Psikoedukasi “bersiaga” merupakan salah satu upaya yang dapat membantu dewasa awal menurunkan fear of commitment. Hal ini diperkuat oleh data yang menunjukkan bahwa Indonesia dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan angka pernikahan dan penundaan pernikahan. Sehingga penting untuk memberikan psikoedukasi tentang kesiapan menikah dengan harapan dapat mengurangi tingkat kekhawatiran individu tentang pernikahan.
Copyrights © 2025