Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan fokus pada peningkatan motivasi belajar dan prestasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, pendidik berperan penting sebagai fasilitator, mediator, dan motivator dalam pembelajaran. Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif dengan mendorong kreativitas siswa dan persiapan mereka untuk masa depan dengan mengembangkan minat dan bakat yang relevan di dunia kerja. Diperlukan upaya pendampingan yang intensif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, optimalisasi sarana, perbaikan asesmen pembelajaran, dan penguatan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat memberikan hasil yang optimal bagi peserta didik.
Copyrights © 2024