Jalan merupakan salah satu fasilitas yang paling vital guna melakukan komunikasi daerah satu dengan yang lain. Menggambarkan suatu jaringan kerja, hubungan urutan pekerjaan proyek yang harus mendahului dan didahului diidentifikasi dalam kaitannya dengan waktu dan dapat menentukan kritisnya suatu kegiatan. Berdasarkan hasil analisis data perbandingan menggunakan metode CPM dan PERT pada penelitian ini yaitu, metode CPM durasi yang digunakan lebih cepat yaitu 319, dibandingkan dengan metode PERT selama 345 hari dan target perencana proyek yaitu 365 hari. Sehingga penjadwalan yang efesien durasinya yaitu menggunakan metode CPM ini dapat menunjukan kegiatan-kegiatan yang kritis dan memiliki total float yang bisa dimanfaatkan untuk memajukan durasi pada proyek Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo. Dari hasil analisa metode PERT mendapatkan durasi lebih lama dibandingkan menggunakan metode CPM, dikarenakan metode PERT menggunakan tiga dugaan waktu yaitu waktu optimis, waktu paling mungkin dan waktu pesimis.
Copyrights © 2024