Penelitian ini membahas peran Kementerian Agama dalam proses pembangunan gereja di Indonesia, dengan fokus pada standar pelayanan publik, tantangan yang dihadapi, dan implementasi prosedur terkait. Standar pelayanan dalam permohonan pembangunan gereja melibatkan identifikasi kebutuhan, penyusunan rancangan, penerapan, hingga evaluasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif untuk menggali data empiris dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun proses permohonan berjalan sesuai prosedur, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti konflik antarumat beragama, keterbatasan anggaran, dan kekurangan dokumen administrasi. Kementerian Agama memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan gereja melalui pengaturan izin, pendanaan, dan promosi kerukunan antarumat beragama, yang bertujuan meningkatkan toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Copyrights © 2025