Latar Belakang: Balita usia 12-59 bulan, bayi usia 0-11 bulan, dan bayi baru lahir usia 0-28 hari merupakan bagian dari Masa Balita, yaitu masa setelah lahir sampai sebelum berusia 59 bulan. Kesehatan bayi dan balita sangat penting untuk diperhatikan karena pada masa ini perkembangan fisik dan mentalnya terjadi sangat cepat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kesehatan mental dengan pola asuh pada orang tua yang memiliki anak stunting. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak stunting yang berjumlah 28 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 28 orang. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p-Value sebesar 0,009 yang berarti p<0,05 maka H0 ditolak. Kesimpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kesehatan mental dengan pola asuh pada orang tua yang memiliki anak stunting. Diterima. Saran: Masyarakat berperan penting dalam mendukung orang tua dalam menjaga kesehatan mental dan pola pengasuhan yang baik. Masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang mendukung orang tua dengan terhambatnya pertumbuhan anak melalui kelompok dukungan sosial, seperti kelompok ibu, yang dapat berbagi pengalaman dan memberikan dukungan emosional. Kata kunci: kesehatan mental, pola asuh, stunting
Copyrights © 2024