Tingginya populasi sapi perah di Pangalengan, Jawa Barat, berpotensi mencemari DAS Citarum akibat limbah peternakan. Penelitian ini mengkaji pengelolaan limbah peternakan sapi perah di wilayah kerja MCP Babakan Kiara, Pangalengan, Jawa Barat, dan dampaknya terhadap lingkungan serta sosial ekonomi masyarakat. Menggunakan metode studi kasus kualitatif, penelitian ini menganalisis praktik pengelolaan limbah seperti biogas, vermikultur, dan pupuk organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah secara signifikan mengurangi pencemaran lingkungan DAS Citarum, mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai ekonomi, serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar. Inisiatif ini mengubah perilaku peternak, mengurangi pembuangan limbah ke sungai, dan memperkuat ikatan sosial melalui kerjasama dengan Perum Jasa Tirta II (PJT II). Program ini juga memberdayakan perempuan dalam pengelolaan limbah, meningkatkan pendapatan peternak, dan mendorong praktik pertanian berkelanjutan.
Copyrights © 2025