Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam mempengaruhi preferensi pemilih selama kampanye pemilihan umum. Dengan berkembangnya teknologi dan penggunaan media sosial yang semakin luas, kampanye politik kini beralih dari media tradisional ke media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih spesifik. Studi ini mengkaji bagaimana platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube digunakan oleh para calon dan tim kampanye untuk menyebarkan pesan politik, membangun citra, serta memobilisasi pemilih. Selain itu, penelitian ini meneliti bagaimana interaksi antara pemilih dan konten politik di media sosial dapat mempengaruhi sikap, preferensi, dan keputusan memilih. Data dikumpulkan melalui metode penelitian kuantitatif serta survei terhadap pemilih serta analisis konten media sosial selama periode kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk persepsi politik pemilih, terutama di kalangan pemilih muda yang aktif menggunakan media sosial. Namun, pengaruh ini bervariasi tergantung pada tingkat partisipasi pemilih, keterpaparan terhadap konten politik, dan sumber informasi lain yang diakses. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial merupakan alat yang kuat dalam kampanye politik, namun efektivitasnya bergantung pada strategi komunikasi dan keterlibatan pemilih Kata Kunci : Media Sosial, Preference Pemilih, Kampanye Politik, Pemilihan Umum, Komunikasi Politik
Copyrights © 2025