Produsen handphone dunia mulai mengarah kepada penggunaan handphone berbasis software sementara operator selular negara berkembang belum berada pada pertimbangan untuk berpindah teknologi. E-Sim ( Embedded Sim) merupakan teknologi yang canggih yang diciptakan dalam perangkat handhphone. Penelitian ini mencoba untuk menggali faktor-faktor apa yang dalam benak konsumen untuk mengadopsi sebuah produk teknologi baru dimana e- sim merupakan sebuah alat yang tidak bisa kita lihat dan rasakan. Data kuantitatif dikumpulkan dari 153 responden dari berbagai propinsi di indonesia untuk dapat dianalisa sebaran konsumen dalam mengadopsi teknologi baru ini. Data yang dikumpulkan dianalisa menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program statistik SmartPLS. Keenam dimensi yang di analisa ( People, place, price,process,product, promotion). Berpengaruh significant dan positif dalam niat konsumen untuk mengadopsi e-sim dimana ada keyakinan bahwa teknologi yang baru akan sangat membantu dan memberikan kemudahan dalam beraktifitas. Penelitian ini sangat memberikan manfaat bagi perusahaan telekomunikasi, periklanan, Telepon selular , Pemerintah, Retailer , reseller , toko online, perbankan, kepolisian, industri yang membutuhkan data dalam operasional, security bahkan perusahaan home appliances.
Copyrights © 2024