Al-Dhikra
Vol. 4 No. 1 (2022): Al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis

Penafsiran Ulang QS. An-Nisa [4]: 34 dalam Perspektif Tafsir Maqasid}i

Siti Robikah (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Feb 2025

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menelaah lebih mendalam pesan yang disampaikan dalam Al-Qur’an surah al-Nisa 34 soal kepemimpinan perempuan. Ayat ini secara tekstual dipahami oleh mayoritas ulama tafsir bahwa laki-laki adalah pemimpin perempuan baik domestik maupun publik. Dengan menggunakan metode pembacaan tafsi>r maqa>s}id}i yang diinisiasi oleh Abdul Mustaqim, penelitian ini akan mencoba menafsirkan ulang QS. An-Nisa ayat 34. Ada tiga analisis yang harus dipahami dalam metode tafsi>r maqa>s}id}i Abdul Mustaqim, yaitu dengan analisis kebahasaan, analisis ‘ulu>m Al-Qura>n atau hermeneutis dan analisis maslahah. Ketiga analisis ini akan memberikan kebaharuandalam penafsiran Al-Qur’an. QS. An-Nisa ayat 34 menggunakan term al-rijāl dan al-nisa>’ yang menunjukkan pemaknaan laki-laki dan perempuan bukan makna jenis kelamin namun makna secara gender. Karena term laki-laki dan perempuan secara jenis kelamin ditunjukkan dengan kata al-ẓakar dan al-uns\a. Maka dari itu, reinterpretasi yang ditawarkan oleh Tafsi>r Maqa>s}id}i QS. An-Nisa ayat 34 yaitu harus ada ketersalingan antara laki-laki dan perempuan dalam keluarga bukan superioritaslaki-laki atas perempuan. Hal ini dikarenakan kemaslahatan keluarga adalah kunci utama bagi kemaslahatan umat seluruhnya. Ketersalingan adalah jawaban atas ketidakadilan dalam sebuah keluarga. Goals yang ingin dicapai oleh Tafsi>r Maqa>s}id}i Abdul Mustaqim ini mencari jalan tengah atau istilah yang digunakan untuk jalan moderasi antara yang fundamental ekstrimis dan liberal.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

aldhikra

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis was first published by the Faculty of Ushuluddin of Institut PTIQ Jakarta in April 2016 and published twice within one year i.e April and October. So, it accepts submissions of manuscripts from any issues related to quranic and hadith studies. Editors accept ...