Al-Dhikra
Vol. 5 No. 2 (2023): Al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis

Pemikiran Hadits KH Hasyim Asy'ari Terhadap Penyimpangan Akidah diTanah Jawa (Tela'ah Atas Kitab Risa>lah Ahlusunnah wal Jama>'ah)

Sukma Maulana (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Feb 2025

Abstract

Islam adalah agama yang lurus, karena dia berlandaskan wahyu baik wahyu dari Allah, maupun wahyu yang disebut sebagai hadits nabi. Namun tidak sedikit orang yang salah dalam memahami makna ajaran Islam, karena berangkat dari ketidaktahuan dan taqlid buta. Di Indonesia sendiri sejak zaman kolonial Belanda sudah banyak aliran-aliran Islam yang di anggap sesat menyesatkan. Penelitian ini dilatabelakangi oleh maraknya aliran-aliran menyimpang di Indonesia, khususnya di zaman pra kemerdekaan. Selain itu, isu tentang aliran di Indonesia akan selalu meanarik perhatian untuk diteliti. Oleh karenanya peneliti tertarik mengkaji tema ini lebih dalam lagi. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan berupa model kajian tematik yang berfokus pada hadits dalam kitab Risa>lah Ahlusunnah wal Jama>’ah karya KH. Hasyim Asy’ari dengan pembahasan khusus penyimpangan akidah di tanah Jawa. Kesimpulan artikel menunjukan bahwa akidah-akidah menyimpang di masa kolonial sangat marak sekali. Adapun beberapa penyimpangan-penyimpangan aliran di tanah Jawa pada saat itu adalah munculnya sekte Wahabi, Syi’ah, Ibahiyun, Reinkarnasi dan paham H{ulu>l/Ittih}a>d. Kemudian dalam tinjauan maqa>s}i>d al-syari>’ah bahwa akidah Ahlussunnah wal Jama’ah adalah akidah yang lurus dan telah diletakan beberapa kaidah yang baik dan benar dalam beragama. Oleh karena itu aliran-aliran menyimpang tersebut bukanlah ajaran Islam yang lurus, akan tetapi hanya membuat nilai Islam kotor.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

aldhikra

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Al-Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis was first published by the Faculty of Ushuluddin of Institut PTIQ Jakarta in April 2016 and published twice within one year i.e April and October. So, it accepts submissions of manuscripts from any issues related to quranic and hadith studies. Editors accept ...