Kontestasi Pilkada DKI Jakarta kerap menjadi pertarungan politik yang selalu berkaitan dengan kompleksitas sosial dan dinamika identitas. Dalam kompetisis Pilkada Jakarta, identitas regional sering kali menjadi satu diantara beberapa faktor yang dapat bepengaruh terhadap daya pilih masyarakat Jakarta. Isu terkait pemanfaatan agama untuk tujuan tertentu atau isu isu identitas tertentu dan penggunaan isu non-elektoral lainnya pernah terjadi dalam kontestasi pilkada jakarta tahun 2017. Dari fenomena yang telah di sebutkan sebelumnya arah dari penelitian ini untuk mengkaji sejauh mana isu regional dalam mempengaruhi elektabilitas para calon dalam kontestasi pilkada jakarta 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan sumber data yang digunakan bersumber dari studi literatur terkait, dokumentasi dan survey terkini, hipotesis awal terkait penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor non-elektoral seperti identitas regional sering kali mendapat perlawanan dari masyarakat Jakarta. Kandidat “lokal” selalu di untungkan dalam elektabilitasnya karena keterikatan emosional dan budaya kepada masyarakat Jakarta.
Copyrights © 2025