Penelitian ini menganalisis peran guru dalam mengelola kelas untuk mengembangkan kemandirian anak usia dini di TK Harapan Ibu, Kabupaten Merangin, Jambi, dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini melibatkan anak usia 4–6 tahun di TK Harapan Ibu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kemandirian anak, melalui rutinitas harian, aktivitas praktik langsung, dan pembelajaran berbasis proyek. Tantangan yang ditemukan adalah ketergantungan anak pada orang tua yang menghambat proses pembelajaran mandiri. Guru mengatasi hal ini dengan membangun komunikasi dengan orang tua dan mengedukasi mereka tentang pentingnya kemandirian. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini bergantung pada kerjasama antara guru, anak, dan orang tua.
Copyrights © 2025