Karakteristik inidvidu, kebiasaan membaca informasi Karakteristik inidvidu, kebiasaan membaca informasi nilai gizi yang kurang baik, dan beberapa faktor lainnya dapat mempengaruhi frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik individu dan kebiasaan membaca informasi nilai gizi dengan frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis pada siswa di SMAN Arjasa Jember. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 93 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik individu, kebiasaan membaca informasi nilai gizi, dan SQ-FFQ. Analisis statistik menggunakan uji chi square dilanjutkan dengan menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu, yaitu jenis kelamin, tidak memiliki hubungan dengan frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis (p=0,067). Karakteristik individu berupa uang saku juga tidak memiliki hubungan dengan frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis (p=0,456). Selain itu, kebiasaan membaca informasi nilai gizi tidak memiliki hubungan dengan frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis (p=0,915). Kata kunci: informasi nilai gizi, karakteristik individu, minuman kemasan berpemanis.
Copyrights © 2024