Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular kronis yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium Tuberculosis. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi keberhasilan terapi tuberkulosis adalah kepatuhan pasien dalam meminum obat. Meski demikian dari beberapa penelitian masih ada pasien yang tidak patuh dalam meminum obat anti-tuberkulosis. Ketika pasien tidak patuh dalam meminum obat dapat menyebabkan kegagalan terapi yang dapat mengakibatkan terjadinya Multi Drug Resistant Tuberculosis (MDR-TB). Pengetahuan pasien tentang penyakit tuberkulosis menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan pasien dalam mengkonsusmsi obat sesuai aturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan pada pasien TB. Penelitian merupakan penelitian analitik korelatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien tuberkulosis di RSUD Banten dan sample yang digunakan adalah pasien tuberkulosis yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dengan teknik purposive sampling sebanyak 41 pasien. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman-rank. Menunjukkan bahwa 24 pasien (58,5%) mempunyai tingkat pengetahuan tinggi, 17 pasien (41,5%) mempunyai tingkat pengetahuan sedang dan tidak ada pasien dengan pengetahuan rendah. Sebanyak 30 pasien (73,8%) memiliki kepatuhan tinggi, 11 pasien (26,8%) memiliki kepatuhan sedang dan tidak ada pasien memiliki kepatuhan rendah.
Copyrights © 2024