Fenomena urbanisasi di Indonesia masih terjadi secara masif dan menyebabkan ketimpangan pembangunan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana paradiplomasi dapat menjadi strategi dalam meng-counter urbanisasi dan mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, dimana data dikumpulkan dari berbagai jurnal, buku, serta dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradiplomasi memungkinkan pemerintah daerah untuk menjalin kerja sama internasional dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur guna mengurangi ketergantungan pada anggaran pusat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Kesimpulannya, paradiplomasi berpotensi menjadi solusi inovatif dalam mengatasi urbanisasi dengan memperkuat pembangunan daerah, sehingga mengurangi arus migrasi ke kota. Oleh karena itu, pemerintah daerah disarankan untuk lebih aktif dalam memanfaatkan peluang paradiplomasi guna mencapai pembangunan yang lebih merata.
Copyrights © 2025