Dalam proyek konstruksi, sering terjadi perselisihan akibat kontrak konstruksi antara pihak-pihak yang terkait dan pemangku kepentingan. Perselisihan ini dapat mengakibatkan sengketa konstruksi. Penelitian ini mengkaji faktor sengketa dan pemilihan alternatif penyelesaian sengketa yang terjadi pada perusahaan konstruksi, terkhusus Kontraktor di Kabupaten Sleman. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuisioner pada 33 responden dari tujuh kontraktor lokal yang berada di Kabupaten Sleman. Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Analisis data dilakukan dengan melakukan pemetaan responden dan pengujian variabel dari data variabel hasil studi literatur. Dari kerangka variabel akan dilakukan analisis kelayakan dari data responden. Hasil dari KMO (Kaiser-Meyer-Olkin) ≥ 0,5 dan Bartlett’s Test of Sphercity ≤ 0,05 menunjukkan validitas suatu faktor. Faktor akan diuji dan dieliminasi hingga memenuhi nilai KMO dan Bartlett’s Test. Hasil kemudian dirotasi komponen matriknya dan didapatkan nilai Eigen. Dari nilai tersebut akan dinamakan faktor terbentuk berdasarkan klasifikasi dan kesamaan antar faktor. Dari hasil penelitian, faktor penyebab utama sengketa konstruksi adalah sengketa dipengaruhi faktor mutu dan progres pekerjaan, permasalahan dari pihak pengguna jasa, permasalahan kontrak pada masa konstruksi, dan permasalahan tidak terprediksi. Hasil analisis alternatif penyelesaian konstruksi menghasilkan dua faktor, yaitu faktor peran pihak lain dan solusi non-Litigasi.
Copyrights © 2025