Mantra Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya)
Vol 3 No 1 (2025): MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya)

WACANA KOLONIAL DALAM TUBUH SEKAR: KRITIK POSKOLONIAL BHABHA TERHADAP NOVEL HARI PELARIAN KARYA YULIA SUJARWO

Wibowo, Ari (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2025

Abstract

Meskipun masa penjajahan Belanda di Indonesia telah resmi berakhir, penulis-penulis karya sastra pascakolonial sering kali kembali menggambarkan situasi tersebut dari berbagai perspektif, seperti yang terlihat dalam novel Hari Pelarian karya Yulia Sujarwo. Penggambaran situasi penjajahan ini memunculkan pertanyaan mengenai apakah wacana kolonial masih memiliki dampak terhadap pola pikir mereka yang pernah terjajah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana wacana kolonial tercermin dalam novel Hari Pelarian. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menganalisis situasi sosial dalam novel yang menjadi ruang interaksi antara tokoh terjajah dan penjajah dengan menggunakan teori poskolonial Homi K. Bhabha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh pribumi, Sekar, yang berasal dari keluarga priyayi Jawa, menentang budaya dan tradisi masyarakat Jawa, khususnya pada strata masyarakat ningrat. Penolakan ini dipengaruhi oleh interaksi Sekar dengan tokoh penjajah, yang mengakibatkan internalisasi penuh wacana kolonial dalam dirinya.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

mantra

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

MANTRA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Psikologi dan Humaniora, Universitas Teknologi Sumbawa. Jurnal ini merupakan jurnal penelitian yang memublikasikan berbagai laporan hasil penelitian, studi kepustakaan, dan tulisan ilmiah dalam bidang bahasa dan ...