Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh solvabilitas, likuiditas, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2022. Solvabilitas diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), likuiditas diukur dengan Current Ratio (CR), dan profitabilitas diukur dengan Return on Equity (ROE), sedangkan nilai perusahaan diproksikan dengan Price to Book Value (PBV). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, solvabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, likuiditas juga tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, ketiga variabel independen (solvabilitas, likuiditas, dan profitabilitas) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa profitabilitas menjadi faktor dominan dalam menentukan nilai perusahaan pada industri makanan dan minuman. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk meningkatkan profitabilitas guna menarik minat investor dan meningkatkan nilai perusahaan.
Copyrights © 2025