Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman isotonic berbasis air kelapa terhadap penyusutan bobot badan dan mortalitas broiler pasca transportasi. Materi penelitian adalah 75 ekor broiler umur 21 hari. Pakan yang diberikan selama pemeliharaan sampai panen adalah pakan komplit komersial produksi PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Bahan minuman isotonic adalah air mineral, air gula merah, air garam, dan air kelapa. Coconichick adalah air minum yang terdiri dari campuran air gula merah, air garam, dan air kelapa. Peralatan dan perlengkapan penelitian adalah keranjang panen dengan densitas 10,98 kg/m2. Jarak mobilisasi ternak dengan kendaraan pick-up adalah 65 km dan kecepatan 60 km/jam. Metode penelitian adalah percobaan menggunakan rancangan acak lengkap 5 perlakuan, 3 ulangan. Satu unit percobaan terdiri atas 3 ekor broiler. Perlakuan minuman isotonik adalah: control (air mineral) (P1), air gula merah (P1), air garam (P2), air kelapa (P3), dan Coconichick (P4). Hasil penelitian menunjukkan minuman isotonik memberikan pengaruh sangat nyata (P<0.05) terhadap penyusutan bobot badan (g/ekor) dan persentase penyusutan bobot badan. namun tidak memberikan pengaruh (P>0.05) terhadap bobot badan akhir dan persentase mortalitas. Penyusutan bobot badan dan terendah pada pemberian air minum kelapa. Minuman isotonik berbasis air kelapa terbukti mampu meminimalisir penyusutan bobot badan broiler selama proses transportasi. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan jarak transportasi yang lebih jauhKata kunci: minuman isotonik berbasis air kelapa, broiler, penyusutan bobot badan, transportasi
Copyrights © 2025