Penelitian ini membahas fenomena toxic relationship, sebuah hubungan antarpersonal yang dicirikan oleh pola perilaku merugikan. Fokus penelitian mencakup hubungan yang menimbulkan rasa takut dan tertekan, perasaan tidak nyaman, kepemilikan yang berlebihan, serta kekerasan fisik. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam dari lima narasumber yang memiliki pengalaman berbeda dalam hubungan toksik. Hasil wawancara menggambarkan bahwa toxic relationship dapat menciptakan lingkungan yang tidak aman, memicu respons emosional merugikan, dan berdampak serius pada kesejahteraan psikologis individu. Tanggapan narasumber menyoroti kompleksitas pengalaman, mulai dari rasa takut hingga kesulitan tidur dan penurunan berat badan yang signifikan. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih tajam tentang perilaku toxic relationship dan dampaknya pada kesehatan mental. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi intervensi dan pencegahan yang lebih efektif dalam menanggulangi fenomena hubungan beracun.
Copyrights © 2024