Optimasi kapasitas area parkir diperlukan untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang, mencegah blocking pada taxiway yang mengganggu operasional MRO, dan mengurangi resiko terjadinya tabrakan antar wingtip pada saat terjadi kepadatan di area parkir. Namun, penerapan metode No-Fit Polygon (NFP) yang dikembangkan pada penelitian sebelumnya masih menghasilkan pola parkir pesawat yang saling tumpang tindih dan kurang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan metode kombinasi No-Fit Polygon untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini diawali dengan membuat model grafis pesawat dan membuat NFP antara 2 pesawat menggunakan persamaan geometri berdasarkan data geometri pesawat. NFP yang dihasilkan kemudian dikombinasikan dan kapasitas area parkir dioptimalkan menggunakan Mixed Integer Linear Programming (MILP) dengan pemrograman Python berdasarkan geometri area parkir pesawat yang digunakan. Hasil optimasi menunjukkan pesawat dengan luas yang lebih kecil dapat ditempatkan dengan jumlah lebih banyak dibandingkan dengan pesawat dengan luas yang lebih besar, sehingga kapasitas area parkir meningkat sebanyak 3.75% dari 8 menjadi 11 pesawat tanpa safety margin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode kombinasi NFP dapat digunakan untuk memaksimalkan pemanfaatan area parkir tanpa terjadi tumpang tindih meskipun tanpa penambahan safety margin.
Copyrights © 2025