Tradisi pengobatan Fide’ pada komunitas Madura di kampung Parit Waklijah Kalimantan Barat berbeda dengan Fide’ di Jawa, mulai dari bacaan hingga syaratnya. Prosesi tradisi ini bersinggungan dengan ayat-ayat Alqurandalam menebus berbagai penyakit fisik, nonfisik, dan berbagai permasalahan lainnya dengan pengantara ayam dan kambing. Penelitian ini bertujuan menggali nilai kearifan lokal, simbol, serta perbedaan antara Fide’ Kalimantan Barat dengan Jawa. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Penyediaan data melalui wawancara dengan informan kunci. Data dideskripsi dan dianalisis dengan teori etnografi dan simbol untuk menggali budaya dan tradisi pengobatan fide’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat nilai budaya dalam tradisi fide’, yaitu religi, psikologi dan kesehatan, sosial dan gotong royong, serta magis. Secara simbolik ditemukan empat aspek simbolik, yaitu agama, lokalitas, budaya, dan mistis. Tradisi Fide’ bermula sebagai dzikir tebusan untuk orang yang sudah meninggal, menjadi pengobatan penyakit. Fide’ di Jawa dan di Kalimantan merepresentasikan latar sejarah, akulturasi, dan transformasi dan bermakna sama yaitu penebusan yang berimplikasi pada keharmonisan, tanggung jawab, dan kelestarian tradisi.
Copyrights © 2025