Industri tahu adalah industri yang menghasilkan limbah cair yang mengandung senyawa organik dan anorganik, sehingga berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Upaya untuk mengatasi pencemaran akibat limbah dilakukan dengan cara fitoremediasi menggunakan berbagai macam tanaman air. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis uji penurunan kadar pencemar air limbah tahu ditinjau dari parameter BOD, COD, TSS, suhu dan pH menggunakan metode fitoremediasi dengan memanfaatkan tanaman air (eceng gondok, kangkung air, dan ganggang), menganalisis perbandingan efektifitas fitoremediasi dari tiga tanaman air (eceng gondok, kangkung air dan ganggang) dalam menurunkan kadar pencemar air limbah tahu (BOD, COD ,TSS, suhu dan pH) dan menganalisis pengaruh konsentrasi limbah terhadap penurunan kadar pencemar limbah dalam meningkatkan kualitas air limbah, dengan konsentrasi limbah pada fitoremediasi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan perlakuan jenis tanaman air (T) yaitu eceng gondok, ganggang, dan kangkung serta konsentrasi air limbah tahu (L). Parameter penelitian adalah: BOD, COD, TSS, pH, dan suhu. Hasil penelitian jenis tanaman air yang memiliki efektivitas paling tinggi dalam menurukan kadar cemaran limbah (BOD, COD, dan TSS) adalah tanaman ganggang. Pada perlakuan konsentrasi limbah, diperoleh hasil bahwa semakin tinggi konsentrasi limbah tahu yang digunakan, maka efektivitas penurunan cemaran limbah akan semakin kecil.
Copyrights © 2025