Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya krisis moral yang masih sering terjadi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi beserta faktor pendukung dan faktor penghambat dari adanya profil pelajar Pancasila. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, penyimpulan data dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi profil pelajar Pancasila mulai dari dimensi Beriman, Bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia (melaksanakan sholat Dhuha bersama), Mandiri (siswa pandai mengatur waktunya sendiri), Gotong-Royong (siswa dapat bekerja sama dengan baik dalam tugas kelompok), Berkhebinekaan Global (siswa dapat menghargai perbedaaan budaya dan ras, serta dikuatkan dengan pembiasaan menyanyikan lagu-lagu nasional), Bernalar Kritis (siswa dapat menyampaikan pendapatnya saat diminta untuk mempresentasikan hasil pekerjaan), dan Kreatif (siswa dapat membuat kerajinan berupa tempat pensil dari memanfaatkan barang bekas). Kegiatan pembelajaran yang sesuai, juga sangat membantu dalam membentuk karakter siswa di SD Muhammadiyah Plus Semarang.
Copyrights © 2025