Dalam Penelitian ini terdapat dua variabel yaitu Pendidikan dan Pelatihan sebagai variabel bebas dan Kompetensi sebagai variabel terikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendidikan dan Pelatihan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat, dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pendidikan dan Pelatihan terhadap kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Teknik pengumpulan data diperoleh data primer melalui observasi dan kuesioner. Sedangkan data sekunder diperoleh dari studi pustaka dan telaah dokumen. Untuk mengetahui besarnya pengaruh Pendidikan dan Pelatihan terhadap Kompetensi ASN digunakan analisis statistic dengan rumus Regresi Linier Sederhana dan Koefisien Determinasi dengan menggunakan bantuan program SPSS 26.Berdasarkan hasil penelitian pembahasan Pendidikan dan Pelatihan pada BPSDM, dan berdasarkan hasil responden yang diperoleh dari jawaban kuesioner, penilaian Pendidikan dan Pelatihan pada BPSDM secara keseluruhan termasuk tinggi karena menunjukan tanggapan yang positif. Selanjutnya berdasarkan hasil penilaian kuesioner tentang kompetensi adalah tinggi. Untuk pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kompetensi digunakan uji statistik. Berdasarkan perhitungan didapat kesimpulan bahwa terdapat pengaruh antara Pendidikan dan Pelatihan terhadap Kompetensi
Copyrights © 2025