Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi guru untuk meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana guru dapat menjaga profesionalisme dan kreatifitas di era digital, dengan mematuhi kode etik pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, memanfaatkan artikel ilmiah, jurnal terakreditasi, dan dokumen kebijakan pendidikan untuk mengidentifikasi hubungan antara kreativitas, etika, dan pemanfaatan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun era digital memungkinkan inovasi dalam pembelajaran, tantangan terkait etika, seperti privasi siswa dan penggunaan media sosial, tetap signifikan. Kompetensi digital guru menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara inovasi dan profesionalisme. Keterbatasan penelitian terletak pada pendekatan non-empiris, sehingga rekomendasi untuk penelitian selanjutnya meliputi studi empiris terhadap implementasi prinsip etika dalam pembelajaran digital. Artikel ini memberikan kontribusi penting dalam mendukung pengembangan kebijakan dan pelatihan etika digital bagi guru.
Copyrights © 2024