Literasi keberlanjutan menjadi salah satu keterampilan penting abad ke-21, khususnya dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Literasi keberlanjutan merupakan kemampuan yang penting dimiliki oleh peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menghadapi masalah yang berkaitan dengan keanekaragaman hayati. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa soal tes literasi keberlanjutan. Data dianalisis untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami, menganalisis, dan mengambil keputusan terkait isu keberlanjutan pada keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi keberlanjutan peserta didik fase E di SMA Negeri 2 Padang pada materi keanekaragaman hayati melalui tiga aspek utama, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan pola pikir. Penelitian dilakukan pada peserta didik Fase E sebanyak 90 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor tingkat literasi keberlanjutan peserta didik Fase E SMA Negeri 2 Padang sebesar 51,11 dengan kategori sangat rendah. Skor masing-masing aspek literasi keberlanjutan yaitu aspek pengetahuan 56,69 (rendah), aspek keterampilan memiliki skor 48,02 (sangat rendah) dan aspek pola pikir 42,44 (sangat rendah).
Copyrights © 2025