Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memberikan pendampingan dan pengayaan materi pelajaran IPS-Sejarah kepada peserta didik SD dan SMP di Kota Salatiga. Tim pengabdian memberikan stimulus membangun ketrampilan berpikir sejarah dan menghadirkan layanan “Bengkel Sejarah” sebagai ruang lokakarya kesejarahan. Di bengkel tersebut, peserta didik maupun guru IPS dapat melakukan maintenance proses pembelajarannya. Metode pendampingan dipraktikkan melalui beberapa tahap. Pertama, membangun motivasi peserta didik, dilanjutkan Focus Group Discusion (FGD) bersama guru IPS, berlatih problem solving, dan webinar “Kebangsaan Indonesia”, melakukan kunjungan ekskursi kesejarahan, serta memproduksi historiografi. Kegiatan berlangsung baik dan mendapat umpan balik berupa rekomendasi untuk melanjutkan pendampingan periode berikutnya. Hasil PkM adalah munculnya pemahaman bahwa pelajaran sejarah yang terintegrasi dengan IPS tidak dipelajari dengan cara menghafal. Metode ekskursi dinilai relevan dan bermanfaat untuk membantu mengimajinasikan fakta sejarah sehingga peserta didik mampu menulis historiografi secara logis kritis.
Copyrights © 2024