Artikel ini mengkaji bagaimana nilai-nilai etika Protestan, khususnya Calvinisme, membentuk pemahaman anggota Generasi Z Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) tentang demokrasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkapkan bahwa anggota Generasi Z GMIM mengintegrasikan iman mereka dengan cita-cita demokrasi seperti partisipasi, keadilan, dan hak asasi manusia. Namun, mereka juga secara kritis mengevaluasi praktik kepemimpinan gereja yang hierarkis dan terpusat yang dianggap tidak demokratis.
Copyrights © 2024