Salah satu alternatif pakan murah adalah dengan memanfaatkan limbah kulit kopi arabika yang selama ini masih belum dimanfaatkan limbah pertanianlokal, yang banyak tersedia dilokasi peternak berdomisili. Apalagi bila peternak memiliki jumlah ternak yang banyak, peternak tidak dapat mengantungkan penyediaan pakan pada rumput alam semata. Mengigat lahan akan menjadi sempit banyaknya pembuatan rumah dan pemukiman. Daratan Tinggi Gayo yang terdiri dari Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah menghasilkan buah kopi 26852 ton sehngga ekspor kopi 7,5% dari volume total ekspor Nasional. Dalam pengolahan kopi akan dihasilkan 45% kulit kopi, 10% lender, 5% kulit ari dan 40% biji kopi. Maka setiap 1 ton biji kopi gelondong akan diperoleh 450 kg limbah kulit kopi. Maka akan dihasilkan limbah kulit kopi sebesar 12.083 ton per tahun untuk wilayah Aceh Tengah saja belum lagi kabupaten tetangga yang juga penghasil kopi. Kopi merupakan salah satu hasil komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi di antara tanaman perkebunan lainnya dan berperan penting sebagai sumber penghasilan Aceh Tengah dan Bener Meriah kopi Arabika. Kopi tidak hanya berperan penting sebagai sumber devisa melainkan juga merupakan sumber penghasilan dan dari satu setengah juta jiwa petani kopi di Aceh Tengah dan Bener Meriah (Rahardjo, 2012).
Copyrights © 2025