Sarapan pagi berperan penting dalam memenuhi kebutuhan zat gizi anak sekolah. Sementara itu,melewatkan sarapan dapat mengurangi produktivitas di sekolah karena mengganggu proses pembelajaran sehingga anak tidak dapat berkonsentrasi. Untuk mengetahui gambaran kecukupanasupan sarapan siswa-siswi kelas XI di SMA Negeri 6 Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan rancangan deskriptif analitik yang dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2024. Jumlah sampel 69 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner formulir food recall 1x24 jam sebanyak 3 kali, yaitu 2 kali saat weekday dan 1 kali saat weekend.Dari hasil penelitian diketahui mayoritas subjek penelitian memiliki kecukupan asupan sarapan dalam kategori kurang, yaitu 78,3%. Hasil analisis menunjukkan bahwa hampir seperempat subjek penelitian melewatkan sarapan setiap harinya. Berdasarkan hasil perbandingan konsumsi sarapan antara weekday dan weekend didapatkan bahwa pada saat hari kerja hanya 8,7% yang tidak sarapan sedangkan pada saat hari libur terdapat sebanyak 24,6% yang tidak sarapan.
Copyrights © 2024